Daftar 5 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik Untuk Jurusan DKV

Daftar 5 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik Untuk Jurusan DKV

Daftar 5 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik Untuk Jurusan DKV –  Tentunya saat adanya pertanyaan untuk kalian para calon mahasiswa DKV, “Nantinya akan kuliah apa?”

Kamupun menjawab “DKV.”

Dua detik selanjutnya, topik perbincangan berpindah pada hal-hal lain. Atau jika tidak, kamu mendapatkan pertanyaan mengenai jalur kuliahmu hingga harus menerangkan panjang lebar – terhitung beberapa hal yang masih tidak cukup akrab untuk sang penanya.

Tetapi narasi semacam ini cuma terjadi sekian tahun lalu, Sahabat Pandai. Sebagian besar orang saat ini segera memahami jika kamu menyebutkan nama Jalur Design Komunikasi Visual. Yak, segitunya ketertarikan dan reputasi jalur ini melesat . Maka, jika kamu ingin jadi mahasiswa DKV , ini daftar 5 Perguruan tinggi negeri terbaik untuk Jurusan DKV yang dapat kamu piilih.

1. Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar

ISI Denpasar punyai Jalur Design Komunikasi Visual yang sudah diakreditasi A oleh BAN-PT. Jalur ini ada di Fakultas Seni Rupa dan Design ISI Denpasar.

2. Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS)

DKV UNS ada di Fakultas Seni Rupa dan Design. Di sini kamu belajar mengenai Animasi, Contoh, Seni, Filsafat Seni, dan ada banyak kembali. Banyak alumni DKV UNS sebagai Animator, photografer, penyunting video, video director,atau pendesain situs.

Ada 30 bangku untuk mahasiswa yang masuk lewat lajur test. Bila kamu gagal lolos test masuk PTN dan ikuti lajur Penyeleksian Berdikari, umumnya score test yang serupa itu dipakai sebagai salah satunya pemikiran penyeleksian. Test yang lain kemungkinan diberi pada calon mahasiswa yakni menggambar gestur, menggambar design, test buta warna, dan interviu.

3. Universitas Negeri Malang (UM)

DKV UM mungkin kurang terkenal, tetapi sebetulnya jalur ini telah berakreditasi A, lho. Umurnya cukup masak, dibuka di tahun 2000. Di universitas ini, DKV ialah sebuah Program Study di Jalur Seni dan Design yang ada di Fakultas Sastra. Mahasiswanya, yang sejumlah 42 pada satu angkatan, belajar mengenai Kewiraswastaan, Videografi, Nirmana Dimensi, Komunikasi Advertensi, dan sebagainya.

4. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Meskipun paketnya capai 150 mahasiswa, persaingan masuk DKV ITB cukup ketat – bahkan juga ada lesnya semua, Sahabat Pandai! Beberapa dari materi ujian masuknya ialah menggambar tiga topik yang sudah ditetapkan. Sesudah sukses jadi mahasiswa ITB-pun, kamu tidak langsung kuliah dijurusan ini. Kamu harus turut pengajaran dasar Fakultas Seni Rupa dan Design (FSDR) lebih dulu sepanjang setahun. FYI, DKV ITB memang ada di fakultas itu.

Tahun selanjutnya, bila kamu penuhi persyaratan untuk masuk DKV, karena itu kamu akan berjumpa dengan matakuliah-matakuliah dasar komunikasi visual. Pada semester enam, kamu harus pilih tiga pecintaan, yakni Komunikasi Multimedia, Visual Advertensi, atau Komunikasi Grafis. Beberapa matakuliah yang hendak kamu dalami diantaranya Visual Branding, Grafis Paket, Pengantar Eksperimen dan Design, Bahasa Rupa, dan lain-lain.

Bagaimana jika kamu tidak masuk DKV? Kamu akan kuliah dijurusan lain di FSDR.

5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

ITS baru buka Jalur Design Komunikasi Visual di tahun 2018. Meski begitu, DKV sebetulnya tidak terhitung baru di ITS. Saat sebelum jadi jalur terpisah, DKV ialah program study pecintaan Jalur Design Produk Industri.

Sudahkah kalian tentukan kira-kira akan masuk universitas mana? Mari, semangat kejar score yang ditetapkan kampusnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.